Kamis, 06 Desember 2012

tempat mengerikan


Sore itu gue baru pulang sekolah. Waktu itu gue masih kelas 3 SD, dan sekolah gue masuk siang. jadi pulangnya sore.
Pas nyampe rumah, tiba-tiba gue ditegor sama bapak gue.
"kamu kemarin nangisin anak orang lagi ya?"
iya, waktu kecil gue emang rada bandel. buldozer aja rodanya gue kempesin.

belom sempet gue jawab, bapak gue ngomong lagi.
"kamu ini nggak kapok-kapok ya. ayo ikut bapak. kamu harus dihukum" seperti itu kira-kira kata dia.
Dari kecil keluarga gue udah terbiasa ngasih hukuman ke gue setiap gue nakal. biar jera gitu maksudnya.
"kemana, pak?" tanya gue.
"udah, ayo ikut aja!"
Kemudian gue ganti baju, bapak nyalain motor, dan mau nggak mau gue pun ikut.
Pas lagi di jalan, gue yang masih penasaran nanya lagi.
"mau kemana sih, pak?"
Bapak gue nggak ngejawab. Gue diem. Takut hukuman kali ini dilempar ke kali ciliwung.
Sekitar 10 menit kemudian dia berentiin motor di suatu tempat.
"nah, sampe. yok masuk"
Gue masih celingukan. Sampe akhirnya gue sadar setelah ngeliat tulisan di tempat tersebut.
DEG!

Sabtu, 01 Desember 2012

Pemikir atau Pecundang

Siang itu gue baru pulang dari meeting sama atasan-atasan di Kantor Pusat daerah Cakung.
yaa bahasanya doang keliatan keren. "meeting"
Padahal cuma pertemuan yang bahkan gue sendiri juga nggak ngerti kesimpulan dari pertemuan itu. yang penting sih gue dateng. absen. beres.
Yang masih jadi pertanyaan, "INI KENAPA HARUS HARI MINGGU SIH MEETINGNYA!".
Atasan macam apa itu. maksa bener. hih!
#KembalikanJamTidurtiduranSambilNontonTvSaya #NaikkanGajiPegawai #BayarinUangKuliahSaya