Akhir-akhir
ini hujan lebih sering lewat daripada abang-abang isi ulang korek gas. Iya, gue
jadi nggak bisa ngisi ulang korek hasil curanrek beli gue. Hih!
Ngebetein sih,
kemana-mana jadi agak susah. Jalan sedikit, paling enggak celana jadi lebih
kotor dari biasanya.
Ingatan tentang
mantan pun jadi lebih sering datang dengan sadis dan kejamnya.
Dan yang
paling “aduh”, tiap pagi kegiatan yang seharusnya “bangun tidur ku terus mandi”
berubah jadi “bangun tidur ku terus selimutan lagi”. Ga asik lo men!
Jadi, apa
hubungan hujan sama postingan gue kali ini? Nggak ada sih, gue juga bingung
kenapa yang diatas itu gue tulis.
Tapi tenang aja, hidup emang membingungkan, jadi, biasakan dirimu yaa!
Ngomong-ngomong,
pernah nggak sih ngalamin yang namanya “sakit mata”? atau yang kebanyakan orang
bilang, “bintitan”?
Satu hal,
sakit mata itu penyakit yang sama skali nggak keren. Rasa sakitnya sih nggak
terlalu, tapi lebih besar ke arah rasa malu. Soalnya diejekin abis-abisan sama
temen itu pasti. Dan yang bisa dilakuin paling cuma, “gue sumpahin ketularan
lo!”. *nyender di pojokan*
Oke, sakit
mata a.k.a bintitan, terbagi dalam beberapa bagian, menurut gue..
