Aku sedang terduduk melamun di sebuah teras kontrakan kecil ketika seseorang menepuk pundakku dari belakang.
Rupanya temanku. Penyewa kontrakan yang saat ini bangku di terasnya sedang kududuki.
Ini sudah hari ke 4 aku menginap di tempatnya. Bukan, aku bukan tidak punya rumah. Pun aku juga bukan tidak memiliki orang tua.
Mereka semua ada di rumah. Entah mereka mencariku atau tidak. Aku buru-buru mengganti sim card handphoneku ketika aku pergi meninggalkan rumah.
Kejadian setelah sahur pagi itu membuat hidupku berubah. Bingung pada apa aku akan pasrah.
"Ngapain lo disini, Fan? Bukannya tidur lo, dikit lagi sahur nih", ujarnya sambil merebahkan badannya di bangku yang ada tepat di sebelahku.
"Oh elo Green, gue kira siapa. Ngagetin aja lo"
"Udahlah, gak usah terlalu dipikirin. Lo kan udah gede, anggep aja ini buat pelajaran ngadepin permasalahan dikemudian hari", ucapnya seakan tau apa yang sedari tadi aku pikirkan.

